Malaria

daerah endemis dengan malaria
Dipaparkannya, endemis tinggi dengan annual parasite incidence (API) lebih dari lima per 1.000 penduduk ada di Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Sumatera Utara (Kabupaten Nias dan Nias Selatan), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sedangkan daerah yang termasuk dalam endemis sedang dengan wilayah API berkisar antara satu sampai kurang dari lima per 1.000 penduduk ada di banyak antara lain Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (Kabupaten Siemeulue), Provinsi Bangka Belitung, Provinsi Kepulauan Riau (Kabupaten Lingga), Provinsi Jambi (Kabupaten Batang Hari, Merangin, dan Sorolangun), Kalimantan Tengah (Kabupaten Sukamara, Kota Waringin Barat, Mura), Sulawesi Tengah (Kabupaten Toli-toli, Banggai, Banggai Kepulauan, Poso), Sulawesi Tenggara (Kabupaten Muna), Nusa Tenggara Barat (Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima, dan Sumbawa), Jawa Tengah (Wonosobo, Banjarnegara, Banyumas, Pekalongan, dan Sragen), serta Jawa Barat (Sukabumi, Garut, Ciamis).

Adapun wilayah non endemis yang tidak terdapat penularan malaria (daerah bebas malaria) antara lain Provinsi DKI Jakarta (Kepulauan Seribu), Bali, Kepulauan Riau (Kota Batam).  “Wilayah yang endemisnya rendah ada di sebagian Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

  • Penggolongan Manifestasi Penyakit Malaria

Ada beberapa bentuk manifestasi penyakit malaria, antara lain :
– Malaria tertiana, disebabkan oleh Plasmodium vivax, dimana penderita merasakan demam muncul setiap hari ketiga.
– Malaria quartana, disebabkan oleh Plasmodium malariae, penderita merasakan demam setiap hari keempat.
– Malaria serebral, disebabkan oleh Plasmodium falciparum, penderita mengalami demam tidak teratur dengan disertai gejala terserangnya bagian otak, bahkan memasuki fase koma dan kematian yang mendadak.
– Malaria pernisiosa, disebabkan oleh Plasmodium vivax, gejala dapat timbul sangat mendadak, mirip Stroke, koma disertai gejala malaria yang berat.

  • Pencegahan Penyakit Malaria

Pencegahan penyakit malaria dapat dilakukan dengan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN), berusaha menghindarkan diri dari gigitan nyamuk, atau upaya pencegahan dengan pemberian obat Chloroquine bila mengunjungi daerah endemik malaria.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: