RHINITIS AKUT

PROMOSI KESEHATAN

RHINITIS AKUT

DI SUSUN OLEH :

NAMA         : FRED EDYSON R

NIM            : 29549

TINGKAT : II A

  1. 1. Definisi

Rinitis akut merupakan infeksi saluran napas atas terutama hidung, umumnya disebabkan oleh virus. Sebagian besar yang mencakup virus, meliputi rhinovirus, Respiratory syncytial viruses (RSV), virus parainfluenza, virusinfluenza, dan adenovirus.

  1. 2. Penyebab

Penyebabnya ialah beberapa jenis virus dan yang paling penting ialah rhinovirus.

Virus-virus lainnya adalah: myxovirus, virus Coxsackie, dan virus ECHO.

Rhinovirus, dikenal ada lebih dari 100 serotipe, adalah penyebab commond cold pada orang dewasa; sekitar 20 – 40 % kasus commond cold disebabkan virus ini, terutama pada musim gugur.

  1. 3. Gejala Klinis

Permulaan penyakit ini biasanya tiba-tiba dan ditandai dengan rasa kering, gatal, atau rasa panas di hidung atau nasofaring. Segera timbul menggigil dan malaise, disertai dengan bersin dan ingus encer. Pada saat ini biasanya tidak disertai demam. Sering terasa nyeri kepala ringan atau perasaan penuh di antara kedua mata.

Penyakit ini akan berkembang pesat dalam waktu 48 jam dan ditandai dengan suara serak, mata berair, ingus encer dan berkurang atau hilangnya penciuman dan pengecapan. Gejala yang paling mengganggu pada pasien ini ialah hidung yang tersumbat. Rasa nyeri yang tidak terlalu berat disekitar dahi, mata dan kadang-kadang pipi, berhubungan dengan pembengkakan mukosa hidung.

  1. 4. Pencegahan

Tidak ada vaksin efektif melawan colds, dan infeksi tidak  mempertimbangkan imunitas. Pencegahan tergantung kepada

  • Lebih sering mencuci tangan, terutama sebelum menyentuh wajah.
  • Memperkecil kontak dengan orang-orang yang telah terinfeksi
  • Tidak berbagi sapu tangan, alat makan, atau gelas minum.
  • Menutup mulut ketika batuk dan bersin
  1. 5. Pengobatan

Tidak ada terapi spesifik untuk rhinitis akut, selain istirahat dan pemberian obat-obat simtomatik, seperti analgetika, antipiretika dan obat dekongestan. Antibiotik hanya diberikan bila terdapat infeksi sekunder oleh bakteri.

Dekongestan oral mengurangi sekret hidung yang banyak, membuat pasien merasa lebih nyaman, namun tidak menyembuhkan. Pemberian obat simtomatik oral sangat efektif dengan diberikan 4 jam sekali, suatu kapsul yang terdiri dari :

  • Efedrin sulfat              0,015 g
  • Pentobarbital               0,015 g
  • Asam asetil salisilat*  0,300 g

*dapat digantikan dengan 300 mg Asetaminofen.

AKADEMI KEPERAWATAN PEMDA KETAPANG

TAHUN AJARAN 2009/2010

About belajarAskep

mahasiswa

Posted on January 28, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: